Boomerang adalah senjata dari suku aborigin Australia yang jika dilemparkan ke angkasa maka akan kembali kepada si Pelempar. Jika dikaitkan dengan judul diatas maka boomerang diartikan kecerobohan akan berbalik kepada si pembuat kecerobohan itu. Sungguh ironis sekali. Hal ini berkaitan dengan alat-alat di lab. Computer. Sungguh mengherankan, hampir semua speaker kecil pecah hanya karena kecerobohan, headset mati hanya karena kecerobohan. Mengapa saya mengatakan “kecerobohan”, karena alat tersebut belum berumur lebih dari 5 th. Umumnya karena di pakai untuk rebutan hingga terjatuh, tertendang kaki (entah sengaja atau tidak sengaja), tersampar tangan.
Kalau diingatkan pasti selalu saja jawabannya “saya sudah bayar uang sekolah”. Tak sedikitpun merasa bersalah. Sebagai guru, tak ada yang bisa saya ucapkan lagi kecuali “dasar bodoh kalian”. “Seharusnya jika alat tersebut awet maka anggaran biaya bisa dialokasikan untuk membeli alat yang lain, atau menambah alat yang sudah ada sehingga mencukupi. Bukan untuk membeli alat yang sama”. Tapi walau terlihat sepele kedua alat tersebut cukup signifikan peranannya dalam multimedia. Karena dengan rusaknya kedua jenis alat tersebut terpaksa ada salah satu bab pelajaran pemrograman internet siswa tidak bisa praktek di lab computer langsung mendemokan video streaming. Selain itu pelajaran KKPI juga ada sesi pengenalan video streaming hanya sebagai cerita belaka.
Adakah solusi ??? Menurut saya, sudah saatnya diberlakukan metode punishment, mengingat metode warning sudah tidak efektif. Mungkin perlu di denda 5 x lipat biar jera. Atau siswa saja suruh beli secara pribadi, sehingga kalau dia rusak maka berarti merusak barangnya sendiri.
Mungkin solusi saya ada yang janggal, terbuka lebar pintu untuk diskusi guna mendapatkan solusi terbaik.